Lawan Keterbatasan Ekonomi, 3 Mahasiswa Sekitar Wilayah Operasional PTBA Sukses Raih Impian Kuliah

Lewat Program BIDIKSIBA, PTBA Antarkan Tiga Mahasiswa Raih Prestasi Tinggi

Sejumlah mahasiswa mempresentasikan proyek teknologi mereka menggunakan alat peraga dan laptop di dalam ruang kelas. (Foto: Istimewa)

TANJUNG ENIM, UlasTinta.com – Keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi Fahrezi Al Ghifahri, Novendri, dan Shangriella Andika Chandra Kirana untuk mengenyam pendidikan tinggi. Ketiganya sukses menyelesaikan studi berkat dukungan program Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam (BIDIKSIBA) dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota dari Holding Industri Pertambangan MIND ID. Tanjung Enim (19/10/2026)

Fahrezi, pemuda asal Tanjung Enim, sempat mengubur impiannya untuk kuliah ketika sang ayah didiagnosis menderita kanker usus stadium akhir. Namun, harapan itu kembali tumbuh melalui program BIDIKSIBA. Ia akhirnya dapat menempuh pendidikan Teknik Mesin di Politeknik Negeri Malang, lulus tepat waktu, dan kini membidik karier sebagai maintenance and reliability engineer di sektor manufaktur.

“Sejak hari itulah, semua mimpi saya terasa nyata untuk digapai,” kenang Fahrezi.

Kisah inspiratif lainnya datang dari Novendri, anak seorang pedagang sembako asal Lahat. Ia berhasil menjadi orang pertama di keluarganya yang mencicipi bangku perkuliahan. Fasilitas penunjang dari BIDIKSIBA, termasuk laptop, sangat membantunya mengembangkan minat di bidang teknologi dan robotika. Novendri sukses lulus dari Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Sriwijaya dengan IPK 3,90 dan meraih predikat cumlaude. Ke depan, ia bercita-cita menjadi programmer profesional sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

Sementara itu, Shangriella Andika Chandra Kirana, atau yang akrab disapa Riella, harus tumbuh dalam keluarga dengan orang tua tunggal (single parent). Dukungan penuh dari BIDIKSIBA mengantarkannya menyelesaikan studi Budidaya Tanaman Pangan di Politeknik Negeri Lampung hingga dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi. Riella kini bertekad melanjutkan pendidikan dan memajukan sektor pertanian di Sumatera melalui pengelolaan lahan produktif serta pemberdayaan komunitas petani lokal.

Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Melalui BIDIKSIBA, PTBA berkomitmen memperluas akses pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan agar mereka mampu mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Perusahaan meyakini bahwa investasi pada pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Melalui BIDIKSIBA, kami ingin memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi tembok penghalang bagi generasi muda untuk meraih pendidikan tinggi, mengoptimalkan potensi diri, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Bambang Ismawan.

Keberhasilan ketiga wisudawan ini menjadi bukti nyata komitmen PTBA dalam mendorong pemerataan edukasi. Bagi mereka, wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan gerbang awal untuk mewujudkan cita-cita yang lebih besar.

Sebagaimana pesan motivasi dari Riella untuk para penerima BIDIKSIBA berikutnya: “Saat ini kamu sedang dalam proses mengangkat derajat keluarga di mata dunia.”

Bagi PTBA sendiri, kesuksesan para lulusan ini adalah bagian dari visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Sebab, pendidikan yang membuka peluang bagi satu generasi di hari ini akan menumbuhkan harapan baru bagi masa depan keluarga, masyarakat, dan juga bangsa. (Adam)

Editor: