Bupati Muba Toha Tohet: Pengelolaan Potensi Daerah Harus Beri Nilai
MUBA, UlasTinta.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan dan perjalanan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang kini genap berusia 70 tahun.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Muba dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-70 Kabupaten Muba di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Rabu (30/9/2026).
Dalam sambutannya, perwakilan Pemprov Sumsel menilai perjalanan pembangunan Muba selama tujuh dekade menunjukkan perubahan yang signifikan. Prestasi yang telah diraih diharapkan dapat menjadi pemicu untuk kinerja yang lebih baik ke depan.
Kendati demikian, Pemprov Sumsel mengingatkan bahwa pembangunan Muba tetap dihadapkan pada tantangan pembiayaan. Oleh karena itu, program daerah perlu disesuaikan dengan kemampuan fiskal yang ada secara sabar dan terencana. Selain itu, diharapkan kondisi keuangan negara maupun daerah semakin membaik, termasuk terkait realisasi Dana Bagi Hasil (DBH).
Selain masalah anggaran, Pemprov Sumsel menyoroti besarnya potensi minyak dan gas bumi (migas) di Muba. Potensi ini dinilai perlu dikelola secara optimal agar memberikan manfaat yang lebih luas dan nyata bagi masyarakat setempat.
Di sisi lain, penguatan pencegahan kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutbunlah) juga menjadi catatan penting, terutama di tengah meningkatnya titik panas (hotspot). Seluruh jajaran pemerintah daerah diminta untuk membangun kesadaran masyarakat dan tetap menjaga semangat pelayanan publik di tengah berbagai tantangan.
Sementara itu, Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi erat dari seluruh elemen, mulai dari DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, pers, hingga tokoh masyarakat.
Menurut Toha, tema Hari Jadi ke-70 Muba, yaitu “Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semua”, menjadi arah komitmen pembangunan daerah.
"Pemerintah daerah harus terus hadir, mendengar, dan memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat. Pelayanan harus cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan," ujar Toha.
Ia juga menekankan bahwa hasil pembangunan harus dirasakan secara adil tanpa ada masyarakat yang merasa ditinggalkan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda menjadi prioritas utama.
Bupati Toha menambahkan, Muba tidak boleh sekadar menjadi daerah penghasil bahan mentah. Pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing daerah.
Pembangunan tersebut juga wajib berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan hidup, seperti pengelolaan sampah, perlindungan ekosistem, dan mitigasi risiko bencana.
Senada dengan hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Muba, Afitni Junaidi Gumay, mengajak seluruh pihak untuk memperkuat gotong royong dalam menghadapi tantangan pembangunan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat. Afitni turut mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang telah mendukung kemajuan Muba.
Sidang paripurna ini diakhiri dengan ajakan dari Bupati Toha kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dan memperkuat persatuan demi masa depan generasi mendatang.
Liputan : Toyib
Editor : Red
Foto : Istimewa.










Tulis Komentar