PT SIR Inhu Peduli dengan Warga Desa Tua Pelang, Ber Bantuan Sembako yang Trdampak Banjir
Inhu, Ulastinta.com - Bencana alam banjir Sungai Indragiri meluap meredam ratusan Desa hingga belasan Kecamatan Kabupaten Indragiri Hulu (INHU) Riau sangatlah memprihatinkan.Oleh karena itu diperlukan uluran tangan bantuan dari semua pihak, baik perorangan, perusahaan serta Pemerintah.
Perusahaan PT. Sawit Inti Raya (SIR) yang beroperasi di Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu Inhu Riau terpanggil dalam upaya meringankan dampak bencana alam banjir bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Desa Dusun Tua Pelang Kecamatan Kelayang Kabupaten Inhu.
Humas PT. SIR, Anggy Lumban G menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir Desa Dusun Tua Pelang Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Inhu.
Secara simbolis bantuan diserahkan kepada Kepala Desa Dusun Tua Pelang, Yuhandi di Kantor Desa Dusun Tua Pelang.
Humas PT. Sawit Inti Raya ( SIR ), Anggy Lumban Gaol jumat (12/1/2024) mengatakan bantuan kemanusiaan berupa sembako sebanyak 150 paket tersebut diserahkan ke pihak Pemerintah Desa yakni Kepala Desa Dusun Tua Pelang untuk disalurkan bagi warga Desa Dusun Tua Pelang yang terdampak banjir. Karena pasalnya mereka yang! mengetahui betul warga mana saja yang membutuhkan.
Bantuan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanggungjawab sosial dan lingkungan perusahaan guna meringankan beban warga terdampak banjir yang melanda di beberapa wilayah khususnya di Kabupaten Inhu.
Bantuan paket sembako yang diserahkan ini memang tidak bisa menyelesaikan masalah, namun harapkan kita bersama semoga bencana banjir ini cepat berlalu, dan bantuan sembako itu bermanfaat bagi warga terdampak banjir katanya.
Kepala Desa Dusun Tua Pelang, Yuhandi menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian bantuan yang diberikan perusahaan PT. Sawit Inti Raya ( SIR ) kepada warga terdampak banjir.Berkat sumbangsih dari beberapa pihak, dampak banjir yang terjadi hampir sebulan berangsur angsur tertangani.
“Bantuan sembako dari korporasi sangat membantu kebutuhan warga, sebab aktivitas warga untuk berkebun terganggu mulai dari akses jalan dan hamparan areal kebun digenangi air banjir,” ungkapnya. ( Ali)










Tulis Komentar