Disdikbud Inhu Usulkan Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Apresiasi GTK 2026
INHU, Ulastinta.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indragiri Hulu bergerak cepat dalam menjaring tenaga pendidik terbaiknya. Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan pemilihan dan pengusulan Kepala Sekolah serta Guru Berprestasi untuk mengikuti Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2026 tingkat Provinsi, Selasa (15/9/2026).
Proses seleksi dan pengusulan ini dikawal langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Inhu, Joni Maryanto, S.Pi., M.Si., bersama Kepala Seksi Kelembagaan, Kurikulum dan Penilaian Pendidikan Dasar, Sri Winangsih, S.Pi.
Joni Maryanto menegaskan bahwa penilaian dilakukan secara ketat dengan mengedepankan objektivitas, rekam jejak, serta dampak nyata yang telah diberikan oleh para calon peserta di sekolah masing-masing.
"Kinerja, inovasi, dedikasi, serta dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran menjadi poin utama. Kami tidak hanya mencari yang unggul secara administrasi," ujar Joni Maryanto, Rabu (16/9/2026).
Bagi Disdikbud Inhu, ajang Apresiasi GTK bukan sekadar kompetisi tahunan untuk mencari pemenang. Program ini menjadi wadah strategis untuk mengangkat praktik baik (best practice) para guru dalam menjawab tantangan dunia pendidikan modern.
Sebagai informasi, Apresiasi GTK merupakan program nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Penghargaan ini diberikan khusus kepada pendidik yang sukses melakukan transformasi, dedikasi tinggi, serta mampu menggerakkan komunitas belajar secara berkelanjutan.
"Guru dan kepala sekolah hari ini dituntut mampu menjadi penggerak, membuka ruang inovasi, membangun kolaborasi, dan memastikan setiap kebijakan bermuara pada kepentingan peserta didik," tambah Joni.
Melalui seleksi ketat ini, Disdikbud Inhu berharap perwakilan yang dikirim ke tingkat provinsi mampu membawa nama baik daerah, sekaligus menjadi motor penggerak mutu pembelajaran yang lebih luas."Sebab, pendidikan yang bermutu tidak lahir hanya dari kebijakan, tetapi dari pendidik yang mau bergerak, berinovasi, dan memberi dampak nyata," pungkasnya.
Liputan : Badrudin
Editor : Red










Tulis Komentar